Arsip Blog

Selasa, 25 Desember 2012

Manusiakah?

manusiakah ia?
merampas kelopak bungan yang belum mekar
membakar ranting yang belum kering
dan memberi raksa pada luka yang belum sembuh

manusiakah ia?
melepaskan gendang telinga saat mulut menganga
menginjak seluruh tanah yang ada makhluknya
dan meledakkan setiap mimpi manusia tanpa dosa

manusiakah ia?
saat logika hanyalah menjadi sesat pikir
menggugurkan daun di saat musim semi
melegalkan segala urusan demi kepentingan
menjatuhkan seluruh tahta yang berada di atasnya

manusiakah ia?
kurasa bukan

keraguan

di antara dua pilihan
menggantung kepercayaan
mencekik kehampaan
mengoyak hati yang tengah bimbang

tak bisa memilih
membuatku mundur satu langkah
merampas tekad
menjadikanku bercokol kepada kebingungan
tak ada petunjuk apalagi arah
ruang bernafas seperti kedap akan udara

tapi darah terus berteriak menminta oksigen
membuatku semakin mundur
menjauh dari semua pilihan
kututup otakku, tak usah berfikir

sebah nama bendakah?
ah, bukan. sifat?
tidak juga
itulah keraguan

SENDIRI

lorong sepi dengan air hitam
tak bergerak,juga tak diam
membuatku depresi
ke mana alur yang tepat?

hanya tetes-tetes air terdengar
mengucur perlahan dari badan besi
tak ada cahaya apalagi matahari
tak ada peri seperti di negeri dongeng
yang memberi petunjuk bagi manusia yang putus asa
tak akan ada peri di tempat sekotor ini

hanya tikus yang berlari
tak peduli. dan lalat pun terus terus terbang menjauhi
setelah sepersekian detik kusadari ...
aku "sendiri"

Senin, 17 Desember 2012

Saat cinta berbicara, tak ada makhluk yang mampu berkata
Saat cinta ingin menunggu, tak ada lagi kesucian yang dapat menandinginya

kenapa manusia kini menjadi pengemisnya?
mengapa manusia terlalu haus akannya?

bukannya cinta tak perlu dicari?
bukankah kita tak perlu menjadi pengemis untuk mendapatkannya?

Apakah Tuhanmu, orang tuamu, sahabatmu, saudaramu, temanmu adalah bukan cinta yang nyata?
Lalu buat apa mencari cinta?
Biarkan cinta itu mencarimu,
tepat pada waktunya

Depok, 15 Desember 2012
untuk para pembaca yang masih dalam pencarian CINTA

Tuhan

Tuhan, jujur aku tak pernah meminta
tapi kau selalu memberinya
Tuhan, jujur aku jarang memohon
tapi kau selalu mengabulkannya

Tuhan, tiap hari kulantunkan namaMu
tapi tak pernah aku resapi sekalipun
Tuhan, selalu aku bersujud padaMu
tapi tak pernah kuserahkan hatiku

Tuhan, saat musibah itu datang
saat gelombang dunia menghantam
aku hanya bisa menangis
mencecarMu sampai aku puas
hingga aku lupa batasan manusia dengan tuhannya

Tuhan, matikah sudah hatiku?

Senin, 10 Desember 2012

doa petir

gelap mengeluarkan cairan
mamaknai kehidupan
menghidupkan yang sedang kehausan
meredam segala sesuatu yang sudah lama kepanasan

mengalir, lepas
menjalar mengisi rongga tanah
tanpa malu
tanpa sisa

tapi tahukah kau kawan
sepersekian detik ada yang marah
terus mengeluarkan bunyi
ah, aku lupa bagaimana menggambarkannya
yang pasti memekakkan telinga

seperti bunyi doa
di sela sela hidup yang tak karuan ributnya

Minggu, 09 Desember 2012

cupcake kecil di bakul nasi

mungil kecil
tak tersentuh tapi aku tahu
pasti rasanya manis
warna pastel menghiasi creamnya
padat yang kutahu

lembut dan aroma oven menyeruak dari tubuhnya yang kecil
pasti telah diberi mentega pikirku
bentuk simpel
tapi mata akan selalu fokus ke arahnya

kata mama, namanya cupcake
kue mungil dari amerika
membuatku tertarik pada ciuman wanginya yang pertama
tapi mama lagi-lagi membuatku kecewa
aku tak boleh menyentuhnya

kata mama, biarkan cupcake itu tetap dalam tempatnya
di bakul nasi